Tata Cara Konfigurasi Web Server yang Wajib Diketahui

Web Server Web Server
Tata Cara Konfigurasi Web Server yang Wajib Diketahui Sebagai developer website, tentu Anda wajib memahami bagaimana cara konfigurasi web server. Pasalnya, web server adalah salah satu komponen perangkat yang memiliki fungsi yakni mengendalikan sistem kerja dari situs yang dikelolanya. Apabila Anda tidak menguasai tentang web server, maka bukan tidak mungkin jika situs yang dikelola akan menemui banyak masalah. Salah satunya adanya bug atau lag ketika situs website milik developer sedang diakses oleh visitor. Perlu Anda ketahui bahwa web server ini bukanlah aplikasi search engine seperti Google Chrome atau sejenisnya. Melainkan, web server adalah “mesin penggerak” aplikasi search engine untuk menyajikan informasi yang dibutuhkan oleh client. Sehingga, web server memiliki peranan sangat penting dalam mengelola informasi yang dibutuhkan oleh visitor. Untuk itu, developer situs website wajib tahu bagaimana cara melakukan konfigurasi web server. Dengan mengetahui cara melakukan konfigurasi pada situs yang sedang dikembangkan dengan web server, maka website milik pribadi ini berkesempatan untuk berada di halaman pertama mesin pencari Google. Sebab, algoritma Google juga bergantung pada web server. Pengertian Singkat Tentang Konfigurasi Web Server Memang, masih banyak orang yang belum paham betul tentang apa itu web server. Web server merupakan perangkat lunak yang berfungsi untuk menyajikan rangkaian informasi berbentuk teks, gambar, dan video. Informasi yang didapatkan oleh client ini ketika mereka mengakses aplikasi search engine. Dari aplikasi search engine, kemudian mengakses protokol komunikasi HTTP atau HTTPS hingga client diarahkan untuk masuk ke halaman beranda suatu situs website tertentu. Pastikan Anda telah melakukan konfigurasi web server agar situs yang dikelola dapat live ke mesin pencari Google. Jika masih belum terkonfigurasi, maka website yang Anda kelola tidak dapat ditemukan oleh algoritma dari Google. Oleh karena itu, pelajari terlebih dahulu tentang apa konfigurasi dari web server. Setelah itu, ketahui pula apa saja manfaat dengan melakukan konfigurasi pada situs website terhadap web server. Dan kemudian pelajari pula bagaimana cara melakukan konfigurasi web server ke situs website pribadi. Lalu, situs website yang dikelola oleh developer akan segera live ke mesin pencari google. Setelah itu, isi situs website dengan kontan artikel, gambar dan video. Pastikan Anda membuat konten yang dapat menarik para visitor. Semakin banyak visitor, maka pendapatan yang diperoleh dari Google Adsense akan semakin meningkat. Jadi, Anda bisa mendapat komisi dari pemasangan iklan digital. Panduan Cara Konfigurasi Web Server pada Situs Website Pribadi Mengingat peran web server ini sangat vital, maka developer harus paham betul bagaimana cara melakukan konfigurasi. Memang, masih banyak orang yang belum tahu betul bagaimana cara melakukan konfigurasi situs website ke web server. Maka dari itu, ini dia panduan lengkap bagaimana cara konfigurasi web server pada situs website pribadi. Diantaranya adalah sebagai berikut ini : Mengkonfigurasikan DNS Server Langkah pertama, segera lakukan konfigurasi pada DNS (Domain Name System) terlebih dahulu. Tujuannya untuk mencari nama komputer di jaringan internet yang menggunakan Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP). Apabila Anda telah mengkonfigurasi DNS server, maka segera masuk ke menu client. Melakukan Setting IP Addres Langkah kedua, masuk ke menu IP Address. Kemudian, atur kode IP Address sesuai dengan angka dari konfigurasi DNS. Jika proses setting IP Address selesai, maka segera masuk ke menu CMD pada PC desktop maupun laptop milik developer website. Menginstall Aplikasi Pembuat Web Server Langkah ketiga, lakukan instalasi software yang berfungsi untuk melakukan konfigurasi web server. Setelah itu, lakukan Ping pada CMD client. Hasil ping pada CMD ini harus Anda replay beberapa kali. Membuat Kata Sandi pada Aplikasi Root Langkah keempat, segera buat kata sandi pada aplikasi root setelah proses instalasi software web server dinyatakan berhasil. Pastikan Anda membuat kata sandi yang mudah diingat. Membuat Folder untuk Menyimpan File Web Server Langkah kelima, segera buat folder khusus untuk menyimpan file web server. Kemudian, buat script melalui index.php. Kemudian, cek konfigurasi web server. Jika telah terkonfigurasi, maka di web browser akan muncul situs yang Anda kelola. Sebagai developer situs website, tentu Anda wajib mengetahui betul tentang apa itu web server. Sebab, situs website yang Anda kelola tidak dapat live ke algoritma Google karena tidak terkonfigurasi dengan web server. Sehingga, web server tidak memiliki informasi mendetail dari situs website yang Anda kelola. Maka dari itu, ketahui bagaimana cara konfigurasi web server menggunakan aplikasi yang kompatibel dengan device pribadi.