Waspadai Beberapa Penyakit Mematikan Serta Penyebabnya

serangan jantung serangan jantung
Berbicara tentang penyakit mematikan pasti yang terlintas adalah penyakit yang tidak dapat disembuhkan. Namun, hal tersebut tak selamanya benar. Menurut penelitian, ditemukan 68% dari kematian yang terjadi disebabkan oleh penyakit berbahaya dalam kurun waktu cukup lama dan dapat dicegah. Jika melihat kasus pembunuhan berantai, maka kematian akibat penyakit secara tiba-tiba jauh lebih mengerikan. Penyakit yang tiba tiba dalam jangka waktu yang sangat cepat bisa menyerang siapa saja baik anak-anak, remaja, dewasa, maupun lansia. Apalagi di usia anak-anak (balita) dan juga lansia sangat rentan akan penyakit dikarenakan fungsi tubuh yang belum atau sudah berkurang dari normalnya. Beberapa Jenis Penyakit Mematikan Serta Pemicunya Penyakit jantung Penyakit yang mematikan di dunia salah satunya adalah penyakit jantung koroner. Penyakit ini disebabkan adanya penyumbatan alirah darah yang memasok ke jantung. Penyakit jantung koroner ini juga bisa menyebabkan nyeri dada dan gagal jantung. Penyakit jantung koroner juga dipicu oleh darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes, obesitas, dan adanya penyakit turunan. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi resiko penyakit jantung koroner antara lain minum air putih, menjaga berat badan, banyak mengonsumsi buah dan sayur, makan makanan rendah natrium. Stroke Stroke ini disebabkan karena adanya arteri di dalam otak bocor atau tersumbat. Hal ini membuat airan oksigen menuju otak tehenti dalam beberapa menit yang akan menimbulkan mati rasa, sulit menjaga keseimbangan tubuh, serta terganggunya penglihatan dan pendengaran. Biasanya orang yang terkena stroke akan mengalami kecacatan tubuh. Stroke bisa dipicu oleh tekanan darah tinggi. Diabetes mellitus Diabetes ini merupakan penyakit yang langsung mempengaruhi insulin. Ada beberapa tipe diabetes. Di tipe 1, pankreas tidak dapat memproduksi insulin dengan penyebab yang tak dapat diprediksi. Tipe 2, pankreas tidak dapat memproduksi insulin secara cukup. Biasanya disebabkan karena kurang olahraga dan kelebihan berat badan. Penyakit ini kemungkinan besar tak dapat dicegah, tetapi bisa dikurangi dengan olahraga secara rutin. Tuberkulosis (TBC) Disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberculosis yang merupakan bakteri udara yang bisa diobati. Faktor pemicu tuberkulosis yaitu infeksi HIV, diabetes, berat badan rendah, serta terpapar langsung dari penderita tuberkulosis. Selama pandemi kita dibiasakan untuk selalu menggunakan masker jika berada diluar rumah atau dalam kerumunan. Hal itu masih sangat dianjurkan untuk menghindari penyakit tuberkulosis yang menular melalui udara. Alzheimer dan Demensia Penyakit ini memang jarang menyebabkan kematian, tetapi kedua penyakit ini merupakan penyakit hilang ingatan yang menyebabkan si penderita juga kebanyakan menderita penyakit mental. Dengan hilangnya fungsi otak karena tidak bisa mengingat sesuatu maka akan menyebabkan kematian. Dehidrasi karena diare Pada tahun 2015, 1,4 juta orang meninggal yang disebabkan dehidrasi karena diare. Diare sendiri banyak membunuh anak-anak yang mengalami diare lebih dari tiga hari karena mengalami dehidrasi. Dianjurkan untuk anak-anak, remaja, bahkan lansia yang mengalami diare segera konsultasi dengan dokter agar diberi penangan yang sesuai sehingga tidak terjadi dehidrasi. Dehidrasi sendiri membuat tubuh terasa lemas, muka pucat, bahkan sampai kehilangan kesadaran dan kematian. Selain itu juga, ketika sedang mengalami diare disarankan untuk memperbanyak minum air putih untuk membantu mencegah terjadinya dehidrasi. Sirosis Menurut data di tahun 2015, sebanyak 1,2 juta penderita penyakit sirosis tak bisa terselamatkan. Sirosis sendiri adalah penyakit yang menyerang hati. Bahkan kerusakan yang parah dapat menyebabkan timbulnya berbagai penyakit lainnya. Seperti gagal ginjal, atau hepatitis. Dengan memperbaiki pola hidup adalah cara untuk menghindari terserangnya penyakit sirosis yang mematikan ini. Penyakit diatas sepertinya sudah tidak asing di telinga kita. Dari sekian banyak penyebab, yang paling menjadi penyebab utama adalah pola hidup yang kurang sehat sehingga dengan mudah penyakit mematikan tersebut dapat menghampiri siapa saja. Maka dari itu, disarankan untuk selalu mengatur pola makan, pola hidup yang sehat, menyempatkan diri untuk selalu berolahraga meskipun hanya beberapa menit setiap harinya agar imun tubuh kita terjaga serta terhindar dari berbagai macam penyakit. Lebih baik untuk mencegah daripada mengobati. Jika mengalami gejala yang tidak biasa pada tubuh, harap segera berkonsultasi dengan dokter.